44 Lokomotif diservis jelang arus mudik dan balik Lebaran

44 Lokomotif diservis jelang arus mudik dan balik Lebaran

44 Lokomotif diservis jelang arus mudik dan balik Lebaran
Bengkel kereta di Yogya. ©2016 Lintastoday
Bengkel kereta api, Balai Yasa Yogyakarta, telah selesai melakukan perbaikan dan perawatan 44 lokomotif dan 63 kereta pembangkit listrik. Perbaikan dan perawatan tersebut dilakukan untuk mendukung operasional kereta api pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Perbaikan dan perawatan tersebut sesuai terget yang diinstruksikan PT Kereta Api Indonesia (KAI), yaitu selesai pada 17 Juni 2015. "Target yang ditetapkan PT KAI itu pada 17 juni. Hari ini tinggal satu lokomotif yang akan dilakukan percobaan. Kira-kira besok Kamis 16 Juni sudah dapat dioperasionalkan," ujar Kepala Balai Yasa Yogyakarta Eko Purwanto, Rabu (15/6).

Balai Yasa adalah lembaga di bawah PT KAI yang bertugas memperbaiki dan merawat sarana kereta api. Menurut Purwanto, Balai Yasa telah melakukan perbaikan dan perawatan kereta api sebanyak 77 lokomotif di tahun 2016 ini.

"Sejak Januari 2016 hingga kini sudah menyelesaikan penggarapan 77 lokomotif," lanjutnya.

Purwanto menjelaskan lebih lanjut, selain lokomotif, ada satu kereta pembangkit listrik yang juga akan diselesaikan hari ini. Kereta pembangkit merupakan kereta yang dilengkapi alat pembangkit listrik atau genset untuk memenuhi kebutuhan listrik satu rangkaian kereta api.

Menurutnya, perbaikan dan perawatan lokomotif dan kereta pembangkit listrik mencakup beberapa aspek, seperti tes beban dan uji kelistrikan. Perbaikan dan perawatan itu juga memakan biaya yang berbeda-beda.

"Biaya perbaikan itu berbeda-beda. Semakin tua sebuah lokomotif, maka semakin mahal, bisa sampai ratusan juta," ujarnya.

Purwanto menambahkan, di antara 267 lokomotif yang beroperasi di Jawa terdapat 23 lokomotif yang sudah beroperasional sejak 1977 dan enam lokomotif yang beroperasi sejak 1978.

"Lokomotif tertua beroperasi sejak tahun 1977. Selama ini masih kuat menarik 12 gerbong," ujarnya.

Manager Humas PT KAI Daerah Oprasional (DAOP) VI, Eko Budiyantomengatakan, pihaknya siap mengoperasionalkan kereta tambahan pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Kereta tambahan tersebut akan ditargetkan mencapai 8 kereta.

"DAOP VI menargetkan kereta tambahan sejumlahnya 8 kereta yang melayani 16 perjalanan dengan rute Jogja, Bandung, dan Jakarta," ujar Eko.

Selain itu, Balai Yasa Yogyakarta akan mengerahkan 120 personel teknisi kereta api. Menurut Purwanto, ratusan teknisi itu nantinya akan disebar ke seluruh Depo kereta api yang ada di Jawa, mulai 24 Juni sampai 12 Juli 2016. Depo kereta merupakan tempat untuk melakukan perbaikan ringan atas kerusakan ringan lokomotif.

"Kami akan tempatkan teknisi di seluruh Depo dari Jakarta sampai Jember. Teknisi kami akan membantu petugas yang ada di setiap Depo," ujar Purwanto.

Menurut Purwanto, pengerjaan teknisi pada setiap Depo bermanfaat agar jika terjadi kerusakan tidak perlu dikirim di Balai Yasa Yogyakarta. Walau demikian, dia mengungkapkan Balai Yasa tetap akan beroperasi di hari H Lebaran.

"Kami tetap kerjakan walaupun di hari H lebaran. Kalau ada lokomotif yang tidak bisa dikerjakan di Depo, maka bisa segera diperbaiki di Balai Yasa," ungkapnya.
KOMENTAR. APA KOMENTAR ANDA?