
Jalan Tol Malam. ©2013 Lintastoday
Pemerintah Jokowi-JK mewacanakan tol gratis saat mudik Lebaran tahun ini jika terjadi kemacetan padat. Pembebasan pembayaran tol diharap bisa memperlancar arus mudik.Namun demikian, Direktur Operasi Jasa Marga, Christantio Prihambodo mengatakan, menggratiskan jalan tol saat mudik Lebaran bukan solusi mengatasi kemacetan. Sebab, kemacetan sebenarnya bukan terjadi di gerbang tol.
"Apa benar itu menangani kemacetan? Kalau tidak buat apa. Selama ini macet bukan di gerbang tol tapi setelah gerbang tol itu," katanya seperti ditemui di Palimanan, Senin (13/6).
Sebagai contoh, kemacetan yang kerap terjadi di gerbang Tol Cikarang bukan karena gardu, melainkan pengurangan lajur jalan setelah gerbang tol.
"Gambarannya seperti di Cikunir, tidak ada gerbang tol tapi macet. Seperti di Cikarang Utama itu kita punya 13 gardu tapi setelah itu macet karena jadi 3 lajur," katanya.
Meski demikian, jika pemerintah memutuskan untuk menggratiskan jalan tol maka Jasa Marga akan mengikuti. "Ini misal ya kalau pemerintah yang instruksikan kita lakukan, tapi ini tidak mudah. Kalau potensi kehilangan belum bisa dihitung karena sistemnya kalau padat digratiskan, nanti bayar lagi," tutupnya.
Sebelumnya, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah tengah mewacanakan adanya penggratisan jalan tol jika arus mudik dihadapkan dengan kemacetan parah.
Hanya saja wacana itu harus kembali digodok sebab sebagai kompensasi APBN akan terdampak langsung.
"Memang ada wacana itu, kalau stuck ada pembebasan yang dibayar melalui APBN," kata Basuki, di Bandung, Jumat (10/6). Namun wacana itu belum disepakati pemerintah. "Belum diputuskan."
Dia mengatakan, dengan wacana itu pasti akan ada yang dirugikan, sebab pemasukan uang tol cukup besar. "Saya tidak ingin rugi kan. Kalau bebaskan biaya, pasti ada APBN. Ini kan (pemilik) tol pengusaha kan," ungkapnya.
Dia menyatakan, untuk lebaran tahun ini pemerintah akan menguji coba integrasi sistem pembayaran pada ruas tol di Jawa Barat. Sebagai awalan, ujicoba akan mulai dilakukan mulai pekan depan dengan catatan menunggu kesiapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ada dua ros tol yang akan diintegrasikan pada musim mudik nanti, yakni pembayaran Jakarta - Palimanan dan kedua ruas tol Cipali-Brebes.
