Menhub Jonan naik kereta api cek kesiapan angkutan Lebaran di Malang

Menhub Jonan naik kereta api cek kesiapan angkutan Lebaran di Malang

Menhub Jonan naik kereta api cek kesiapan angkutan Lebaran di Malang
Dirut PT KA Ignatius Jonan tidur di gerbong KA ekonomi. ©2014 Lintastoday
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan memantau kesiapan angkutan Lebaran di Malang, Jawa Timur. Menggunakan Kereta Api (KA) Gajayana dari Jakarta, Jonan sampai di stasiun Kotabaru Malang.

Jonan akan memantau dua lokasi angkutan Lebaran di Malang tersebut yaitu Stasiun Kotabaru di Kota Malang dan Bandara Abdurrahman Saleh yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Kami akan terus melakukan evaluasi seluruh armada dan jalur mudik Lebaran tahun ini, apalagi Pak Presiden Joko Widodo berharap 'zero accident' untuk transportasi umum," kata Jonan ketika berada di Stasiun Kotabaru Malang seperti ditulis Antara, Kamis (16/6).

Jonan mengatakan, evaluasi seluruh armada tersebut dilakukan sejak dua bulan lalu sampai 23 Juni mendatang. "Pemeriksaan kami lakukan secara keseluruhan karena Presiden ingin zero accident untuk transportasi umum," tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, harus ada kerja sama dari semua pihak, Dinas Perhubungan dan kepolisian dalam hal mengatur lalu lintas, sehingga tidak ada kecelakaan. "Perbaikan pelayanan, dan tepat waktu harus jadi andalan," tambahnya.

Dari hasil evaluasi itu, kata Jonan, sudah ditemukan beberapa armada yang dilarang beroperasi karena tak laik dan permasalahan 'no go item'.

"Semua armada sama, kalau ada no go item, harus diperbaiki, kemudian diperiksa lagi baru boleh beroperasi. Tidak sampai izin dicabut kok, semua kan ada persyaratannya," paparnya.

Selama di Stasiun Kotabaru, Jonan meninjau kesiapan gerbong kereta, kondisi stasiun dan rel KA. Selanjutnya, Jonan menuju Bandara Abdurrahman Saleh di Kabupaten Malang dan langsung menuju Banyuwangi.

Jonan yang datang sekitar pukul 09.45 WIB di Stasiun Kotabaru dengan KA Gajayana itu disambut Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala Stasiun Kotabaru, Suprapto, dan jajaran Dinas Perhubungan Kota Malang.
KOMENTAR. APA KOMENTAR ANDA?