Amankan arus mudik, Polda Riau siapkan senjata api untuk anggota

Amankan arus mudik, Polda Riau siapkan senjata api untuk anggota
Operasi Ramadania di Pekanbaru. ©2016 Lintastoday
Jelang arus mudik, aparat kepolisian kembali menggalakkan Operasi Ramadania yang dulunya disebut Operasi Ketupat. Untuk di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menurunkan 960 personel terkait operasi tersebut.

"Kita sudah siapkan anggota Polisi Lantas ada sekitar 960 personel. Jumlah itu belum termasuk anggota di daerah kabupaten serta kesatuan lainnya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Guritno Wibowo Sik, Jumat (17/6).

Guritno memperkirakan, seluruh Riau ada sekitar yang dapat ribuan personel polisi yang ikut mengamankan arus mudik bagi pengendara yang mau pulang ke kampung halamannya. "Saya optimis aktivitas mudik berjalan dengan tertib dan aman," kata Guritno.

Keyakinan Guritno bukan tanpa sebab, perwira jebolan akademi kepolisian tahun 1992 ini telah melakukan pemeriksaan sarana prasarana dan alat komunikasi (Sarpras Alkom) seperti kendaraan bermotor, senjata api serta amunisinya, dan alat komunikasi di Riau Safety Driving Center (RSDC) Polda Riau, Kota Pekanbaru.

Berikut kelengkapan kedinasan polisi dalam mengamankan operasi Ramadania, yakni mobil sedan 15 unit, double cabin 5 unit, harley 2 unit, goldwin 4 unit , yahama 900 ada 5 unit, KLX 9 unit, senjata laras panjang v2 dan v5 10 buah , baju rompi 9 buah, dan HT 50 buah.

Guritno turut memeriksa senjata api yang melengkapi tugas personel lantas saat melakukan patroli di jalanan. Senjata api yang diperiksa tidak hanya sebatas laras pendek melainkan laras panjang serta amunisinya.

Kombes Guritno dan para perwira juga melakukan pengecekan senpi yang dimiliki oleh personel Ditlantas Polda Riau. Guritno menyampaikan bahwa gelar kesiapan ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan sarpras yang dimiliki dalam mendukung kesiapan pelaksanaan ops Ramadania.

"Apabila ada kekurangan atau kerusakan dapat segera kita lakukan perbaikan segera dengan harapan saat di hari H-nya benar-benar siap," tegas Guritno.

Selain itu, Guritno mengaku telah melakukan survey jalan yg dilaksanakan bersama forkominda provinsi dan kabupaten kota secara sinergis dengan instansi terkait yang membidangi masing masing stakeholder.

"Kondisi jalur mudik baik antar kota maupun menuju provinsi tetangga di Riau dalam kondisi baik. Hanya saja, perlu tambahan rambu lalu lintas pada sejumlah ruas jalan serta mempermudah akses informasi ke pengendara," ucap Guritno.
Baca Selengkapnya »

Persiapan mudik Lebaran 2016, PT KAI mulai 'dandani' kereta

Persiapan mudik Lebaran 2016, PT KAI mulai 'dandani' kereta
Perbaikan dan perawatan kereta di Purwokerto. ©2016 Lintastoday
Persiapan menjelang angkutan mudik lebaran 2016 yang akan dimulai sekitar sepuluh hari sebelum Idul Fitri, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melakukan sejumlah perbaikan dan membersihkan tampilan kereta api demi kenyamanan penumpang.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan, perbaikan sejumlah fasilitas dalam kereta api sengaja dilakukan jauh hari sebelum memasuki masa angkutan lebaran.

"Memang dilakukan sebelum memasuki masa angkutan lebaran, agar kami bisa bersiap untuk meningkatkan pelayanan," ujarnya saat ditemui di depo lokomotif Stasiun Purwokerto, Kamis (16/6).

Sebanyak 145 gerbong kereta api dipersiapkan PT KAI Daop 5 Purwokerto menjelang musim angkutan lebaran 2016. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding jumlah gerbong reguler yang biasanya hanya berjumlah 136 gerbong.

"Untuk musim angkutan lebaran ditambah menjadi 145 gerbong. Sedangkan jumlah lokomotif yang dipersiapkan sebanyak 34 lokomotif dan lima di antaranya adalah cadangan," ujar Surono.

Pada masa angkutan lebaran tahun ini, jelas Surono, jumlah rangkaian kereta yang dioperasikan Daop 5 Purwokerto mencapai 15 rangkaian kereta, dengan rincian sebelas di antaranya merupakan kereta regular dan empat lainnya kereta tambahan.

Selain itu, Surono mengemukakan, saat ini diprediksi kenaikan penumpang yang menggunakan angkutan transportasi mencapai empat persen dibanding tahun lalu.

"Dari data yang ada, penumpang kereta api yang naik dan turun di stasiun Daop 5 pada 2015 sebanyak 454.276 penumpang. Pada tahun 2016, diprediksi naik menjadi 471.613 penumpang," ucapnya.

Ia mengemukakan, perhitungan tersebut berdasar pada banyaknya tiket yang habis terjual dari H-8 hingga H+2. "Kemudian untuk arus balik, mulai H+2 hingga H+7 sudah habis semua tiket yang ada," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 5 Juli 2016 di beberapa stasiun yang ada di Daop 5 Purwokerto.

"Untuk jumlah penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto, diperkirakan mencapai 16.447 penumpang. Sedangkan untuk yang naik dari stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto, mencapai 6.940 orang," ujarnya.

Sedangkan untuk puncak arus balik, diperkirakan terjadi pada 10 Juli 2016 dengan total penumpang yang naik dari stasiun di Daop 5 Purwokerto mencapai 17.058 penumpang. "Sedangkan untuk penumpang yang turun sebanyak 14.616 penumpang," ucapnya.
Baca Selengkapnya »

Pesan Menteri Jonan buat pemudik motor di Lebaran

Pesan Menteri Jonan buat pemudik motor di Lebaran
Warga Vietnam mudik Imlek. ©AFP PHOTO/HOANG DINH Nam
Angka arus pemudik dengan sepeda motor atau R2 diprediksi masih tinggi. Demi keamanan dan kenyamanan, sebisa mungkin para pemudik tidak menggunakan kendaraan roda dua. Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengimbau masyarakat memilih transportasi mudi yang aman.

Itu diucapkan di sela pengecekan persiapan angkutan Lebaran di Malang, Kamis (16/6). "Kita tidak bisa melarang orang mudik dengan kendaraan roda dua. Yang penting begini, kalau bisa naik kendaraan umum, kalau tidak bisa kendaraan roda empat, kalau masih tidak bisa lagi kendaraan roda 2 dengan persiapan yang baik," kata Jonan di Stasiun Kota Baru Malang.

Jelang Lebaran para pemudik dengan sepeda motor biasanya beramai-ramai meninggalkan Jakarta. Mudik dengan motor tetap menjadi pilihan bagi masyarakat.

Setiap tahun angka mudik dengan sepeda motor mengalami penurunan. Mereka diberi alternatif untuk mengikuti berbagai program mudik gratis.

"Itu harus disiapkan baik-baik kesehatannya, persiapannya. Jangan ngebut, jangan punya target sore harus sampai sana. Sekuatnya saja, kalau capek istirahat. Supaya mengurangi potensi kecelakaan," ujarnya.

Jonan juga menjelaskan tentang arahan Presiden Joko Widodo agar menekan angka kecelakaan di jalan raya khususnya selama mudik lebaran. Karena itu, pihaknya melakukan pemeriksaan semua sarana transportasi di semua noda penebangan.

"Tahun ini dilakukan pemeriksaan sarana seluruhnya, tidak model sampling. Karena setiap lebaran itu harus berusaha zero accident, terutama untuk angkutan lebaran," katanya.

Kepolisian melalui lalu lintas, kata Jonan, bersama bekerja keras menekan angka kecelakaan. Sementara diimbangi juga dengan pelayanan yang juga harus lebih baik.

"Akhirnya semuanya harus diperiksa, tidak model sampling," tegasnya.

Semua moda dilakukan pemeriksaan, beberapa temuan ada dan harus diperbaiki. Di bidang penerbangan ditemukan puluhan pesawat dari sejumlah maskapai yang dinilai kurang laik terbang.

Sementara itu, jajarannya sedang melakukan pemeriksaan bus antar kota antar propinsi. Semua sedang berlangsung, di DKI Jakarta hampir 1000 bus telah menjalani pemeriksaan.

"Kalau sampai ada peralatan sarana yang rusak atau tidak berfungsi, dalam klasifikasi logo item, maka tidak boleh jalan. Apa saja jenis transportasinya," pungkasnya tegas.
Baca Selengkapnya »

Proyek tol Becakayu diminta dihentikan mulai H-10 Idul Fitri

Proyek tol Becakayu diminta dihentikan mulai H-10 Idul Fitri
Proyek tol becakayu. ©2015 Lintastoday
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta pengerjaan pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan KH Noer Alie, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi dihentikan sementara bersamaan dengan musim mudik Idul Fitri 1437 Hijriah.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, proyek jalan bebas hambatan itu mesti dihentikan sementara mulai H-10 hingga H+7. Dengan begitu, pengerjaan proyek tidak mengganggu arus mudik maupun arus balik.

"H-10 dihentikan sementara, sehingga kami mempunyai waktu minimal tiga untuk merapikan bawahnya agar aman dan nyaman dilintasi kendaraan," kata Rahmat di Bekasi, Kamis (16/6).

Menurut Rahmat, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan surat permintaan pemberhentian kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Selain ke pemerintah pusat, dia bakal meminta DKI juga meminta usulan sama.

"Jalur lain tidak ada masalah, hanya di beberapa titik ada jalan berlubang. Tapi, sudah ditambal sehingga jalur mudik di Kota Bekasi siap dilalui tanpa ada masalah," kata Rahmat.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Jalan KH Noer Alie di sekitar pembangunan proyek tol Becakayu banyak yang bergelombang. Hal ini diakibatkan terkena dampak pembangunan tersebut, sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

Di Kota Bekasi, sedikitnya ada tiga jalur utama paling banyak dilalui kendaraan roda dua. Di antaranya jalur utara mulai dari Patung Garuda Medan Satria-Perbatasan Sasak Jarang, Tambun; Jalur Kalimalang mulai dari Sumber Arta-Perbatasan Tongyang; dan jalur selatan yaitu Jalan Siliwangi hingga ke Jalan Cut Mutia.
Baca Selengkapnya »

Menhub Jonan naik kereta api cek kesiapan angkutan Lebaran di Malang

Menhub Jonan naik kereta api cek kesiapan angkutan Lebaran di Malang
Dirut PT KA Ignatius Jonan tidur di gerbong KA ekonomi. ©2014 Lintastoday
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan memantau kesiapan angkutan Lebaran di Malang, Jawa Timur. Menggunakan Kereta Api (KA) Gajayana dari Jakarta, Jonan sampai di stasiun Kotabaru Malang.

Jonan akan memantau dua lokasi angkutan Lebaran di Malang tersebut yaitu Stasiun Kotabaru di Kota Malang dan Bandara Abdurrahman Saleh yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Kami akan terus melakukan evaluasi seluruh armada dan jalur mudik Lebaran tahun ini, apalagi Pak Presiden Joko Widodo berharap 'zero accident' untuk transportasi umum," kata Jonan ketika berada di Stasiun Kotabaru Malang seperti ditulis Antara, Kamis (16/6).

Jonan mengatakan, evaluasi seluruh armada tersebut dilakukan sejak dua bulan lalu sampai 23 Juni mendatang. "Pemeriksaan kami lakukan secara keseluruhan karena Presiden ingin zero accident untuk transportasi umum," tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, harus ada kerja sama dari semua pihak, Dinas Perhubungan dan kepolisian dalam hal mengatur lalu lintas, sehingga tidak ada kecelakaan. "Perbaikan pelayanan, dan tepat waktu harus jadi andalan," tambahnya.

Dari hasil evaluasi itu, kata Jonan, sudah ditemukan beberapa armada yang dilarang beroperasi karena tak laik dan permasalahan 'no go item'.

"Semua armada sama, kalau ada no go item, harus diperbaiki, kemudian diperiksa lagi baru boleh beroperasi. Tidak sampai izin dicabut kok, semua kan ada persyaratannya," paparnya.

Selama di Stasiun Kotabaru, Jonan meninjau kesiapan gerbong kereta, kondisi stasiun dan rel KA. Selanjutnya, Jonan menuju Bandara Abdurrahman Saleh di Kabupaten Malang dan langsung menuju Banyuwangi.

Jonan yang datang sekitar pukul 09.45 WIB di Stasiun Kotabaru dengan KA Gajayana itu disambut Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala Stasiun Kotabaru, Suprapto, dan jajaran Dinas Perhubungan Kota Malang.
Baca Selengkapnya »

Cek kesiapan arus mudik, Jonan periksa jalur rawan Kediri-Malang

Cek kesiapan arus mudik, Jonan periksa jalur rawan Kediri-Malang
Menhub Jonan. ©2016 Lintastoday
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan sidak persiapan angkutan Lebaran di Stasiun Kota Baru Malang. Jonan tiba sekitar pukul 09.45 WIB dengan menggunakan Kereta Api Gajayana.

Jonan didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Edy Sukmoro, melakukan pemeriksaan jalur kereta lintas selatan, Kediri-Malang yang selama ini sering mengalami gangguan.

"Saya sengaja lewat jalur selatan karena itu yang paling rawan. Saya ingin melihat langsung kondisinya," kata Jonan di Stasiun Kota Baru Malang, Kamis (16/6).

Jonan berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Malang dengan melalui Madiun dan Blitar. Pihaknya mengaku jalur selatan sudah dalam kondisi siap menyambut lebaran. "Sudah siap," tegasnya.

Sementara itu berdasarkan data Stasiun Kota Baru Malang, jalur Blitar-Malang selama ini dianggap rawan. Kerawanan dipicu oleh bajir dan longsor.

Pantauan Merdeka.com, jalur Malang-Blitar setidaknya terjadi tiga kali terjadi gangguan jalur kereta dalam setahun terakhir.

Jonan disambut oleh Kadishub Jatim Wachid Wahyudi, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Stasiun Suprapto dan jajaran Dinas Perhubungan Kota Malang. Usai dari Stasiun Kota Baru, selanjutnya Menhub menuju Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, menuju Banyuwangi.
Baca Selengkapnya »

44 Lokomotif diservis jelang arus mudik dan balik Lebaran

44 Lokomotif diservis jelang arus mudik dan balik Lebaran
Bengkel kereta di Yogya. ©2016 Lintastoday
Bengkel kereta api, Balai Yasa Yogyakarta, telah selesai melakukan perbaikan dan perawatan 44 lokomotif dan 63 kereta pembangkit listrik. Perbaikan dan perawatan tersebut dilakukan untuk mendukung operasional kereta api pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Perbaikan dan perawatan tersebut sesuai terget yang diinstruksikan PT Kereta Api Indonesia (KAI), yaitu selesai pada 17 Juni 2015. "Target yang ditetapkan PT KAI itu pada 17 juni. Hari ini tinggal satu lokomotif yang akan dilakukan percobaan. Kira-kira besok Kamis 16 Juni sudah dapat dioperasionalkan," ujar Kepala Balai Yasa Yogyakarta Eko Purwanto, Rabu (15/6).

Balai Yasa adalah lembaga di bawah PT KAI yang bertugas memperbaiki dan merawat sarana kereta api. Menurut Purwanto, Balai Yasa telah melakukan perbaikan dan perawatan kereta api sebanyak 77 lokomotif di tahun 2016 ini.

"Sejak Januari 2016 hingga kini sudah menyelesaikan penggarapan 77 lokomotif," lanjutnya.

Purwanto menjelaskan lebih lanjut, selain lokomotif, ada satu kereta pembangkit listrik yang juga akan diselesaikan hari ini. Kereta pembangkit merupakan kereta yang dilengkapi alat pembangkit listrik atau genset untuk memenuhi kebutuhan listrik satu rangkaian kereta api.

Menurutnya, perbaikan dan perawatan lokomotif dan kereta pembangkit listrik mencakup beberapa aspek, seperti tes beban dan uji kelistrikan. Perbaikan dan perawatan itu juga memakan biaya yang berbeda-beda.

"Biaya perbaikan itu berbeda-beda. Semakin tua sebuah lokomotif, maka semakin mahal, bisa sampai ratusan juta," ujarnya.

Purwanto menambahkan, di antara 267 lokomotif yang beroperasi di Jawa terdapat 23 lokomotif yang sudah beroperasional sejak 1977 dan enam lokomotif yang beroperasi sejak 1978.

"Lokomotif tertua beroperasi sejak tahun 1977. Selama ini masih kuat menarik 12 gerbong," ujarnya.

Manager Humas PT KAI Daerah Oprasional (DAOP) VI, Eko Budiyantomengatakan, pihaknya siap mengoperasionalkan kereta tambahan pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Kereta tambahan tersebut akan ditargetkan mencapai 8 kereta.

"DAOP VI menargetkan kereta tambahan sejumlahnya 8 kereta yang melayani 16 perjalanan dengan rute Jogja, Bandung, dan Jakarta," ujar Eko.

Selain itu, Balai Yasa Yogyakarta akan mengerahkan 120 personel teknisi kereta api. Menurut Purwanto, ratusan teknisi itu nantinya akan disebar ke seluruh Depo kereta api yang ada di Jawa, mulai 24 Juni sampai 12 Juli 2016. Depo kereta merupakan tempat untuk melakukan perbaikan ringan atas kerusakan ringan lokomotif.

"Kami akan tempatkan teknisi di seluruh Depo dari Jakarta sampai Jember. Teknisi kami akan membantu petugas yang ada di setiap Depo," ujar Purwanto.

Menurut Purwanto, pengerjaan teknisi pada setiap Depo bermanfaat agar jika terjadi kerusakan tidak perlu dikirim di Balai Yasa Yogyakarta. Walau demikian, dia mengungkapkan Balai Yasa tetap akan beroperasi di hari H Lebaran.

"Kami tetap kerjakan walaupun di hari H lebaran. Kalau ada lokomotif yang tidak bisa dikerjakan di Depo, maka bisa segera diperbaiki di Balai Yasa," ungkapnya.
Baca Selengkapnya »